Padepopan: Sweet Escape kembali digelar pada 1 November 2026 di Jatijajar Transit Hub, Depok. Berlangsung di tengah aktivitas Terminal Jatijajar yang tetap berjalan seperti biasa, festival ini mempertemukan musisi nasional, talenta lokal, komunitas, hingga UMKM Depok dalam satu ruang dengan semangat “Datang Ringan, Pulang Senang”.
Festival ini merupakan persembahan Memorise Fun Club (MFC), yang sebelumnya juga menjadi penyelenggara Pesta Bebas Berselancar (PBB) dan Hadjatan Keliling Kota (Djatlingko). Lewat Padepopan: Sweet Escape, MFC kembali membawa semangat untuk menghadirkan pengalaman festival yang lebih sederhana, dekat, dan tidak terasa rumit bagi para pengunjung.
Pemilihan Terminal Jatijajar sebagai lokasi juga menjadi bagian dari karakter Padepopan: Sweet Escape. Di tengah aktivitas transportasi publik yang tetap berlangsung, terminal yang selama ini identik sebagai tempat orang datang dan pergi diubah menjadi titik temu bagi musik, komunitas, dan warga.
Kehadiran Padepopan di Jatijajar sekaligus memperkuat kedekatan festival ini dengan Depok dan berbagai elemen lokal yang tumbuh di dalamnya.
Nosstress Kembali ke Padepopan
Setelah menjadi bagian dari Padepopan: Seragam Beragam pada tahun lalu, Nosstress kembali hadir di Padepopan: Sweet Escape. Kehadiran duo musisi asal Bali ini menjadi kesempatan bagi para pendengar di Depok dan sekitarnya untuk menikmati penampilan mereka secara langsung.
Lewat lagu-lagu yang banyak berbicara tentang keseharian, kehidupan, serta berbagai hal sederhana yang dekat dengan pendengarnya, Nosstress membawa karakter musik yang hangat dan santai.
Kehadiran mereka tahun ini juga sejalan dengan semangat Padepopan, yakni menikmati musik dengan cara yang sederhana, bernyanyi bersama, sekaligus memberikan ruang bagi pengunjung untuk bersenang-senang sejenak.
Dari Musisi Lintas Genre hingga Talenta Lokal Depok
Selain Nosstress, Padepopan: Sweet Escape 2026 akan menghadirkan Lomba Sihir, Sal Priadi, Nadin Amizah, Alkateri, Biru Baru, Arteeich, D’Anomali yang terdiri dari Sunskerta, Moss & Wine, dan Paman Rocky, serta The Gedor.
Deretan penampil tersebut membawa karakter dan warna musik yang beragam. Mulai dari karya-karya yang personal dan intim hingga pertunjukan yang penuh energi dan mengajak penonton bernyanyi bersama.
Tidak hanya menghadirkan nama-nama musisi dari berbagai latar, Padepopan: Sweet Escape juga memberikan ruang bagi local heroes dan komunitas Depok. Bagi Padepopan, keberadaan mereka menjadi bagian penting dari cerita festival.
Depok bukan sekadar lokasi penyelenggaraan acara, tetapi juga menjadi rumah bagi berbagai pelaku kreatif, komunitas, dan talenta lokal yang terus berkembang.
Karena itu, pengalaman di Padepopan: Sweet Escape tidak hanya berpusat pada panggung musik. Pengunjung juga dapat menemukan berbagai aktivitas kreatif dan kolaborasi komunitas yang melengkapi suasana festival.
UMKM lokal turut hadir untuk meramaikan area Padepopan: Sweet Escape sekaligus memberikan ruang bagi produk dan karya dari para pelaku usaha di sekitar Depok.
Lebih dari Sekadar Nonton Musik
Padepopan: Sweet Escape dirancang sebagai ruang berkumpul yang mempertemukan musik dengan berbagai aktivitas lainnya. Pengunjung dapat mengeksplorasi area komunitas, bertemu dengan para pelaku kreatif, hingga menikmati pilihan kuliner dari UMKM lokal.
Konsep tersebut kembali pada makna Padepopan yang terinspirasi dari kata “padepokan”, yaitu tempat berkumpul dan bertemunya berbagai orang dengan latar belakang yang berbeda.
Semangat tersebut kemudian diterjemahkan melalui Padepopan: Sweet Escape sebagai ruang bagi musik, komunitas, kreativitas, dan berbagai pengalaman untuk hadir dalam satu tempat.
Melalui Padepopan: Sweet Escape 2026, Depok kembali memiliki ruang untuk merayakan musik, komunitas, dan keberagaman warganya dalam satu hari yang sederhana dan menyenangkan.


