Sejak pertama kali diumumkan, Bercinta Dengan Maut langsung terasa seperti salah satu series lokal yang mencoba keluar dari formula aman. Lewat teaser video dan poster yang baru saja dirilis oleh iQIYI, nuansa gelap, misterius, dan penuh konflik sudah terasa bahkan sebelum episode pertamanya tayang.
Dibintangi oleh Haico Van der Veken, Maxime Bouttier, Teuku Rassya, dan Dinda Kirana, series ini menggabungkan misteri keluarga, balas dendam, hingga relasi yang tidak sehat dalam satu cerita yang terasa cukup berani untuk ukuran drama lokal. Bukan sekadar drama romantis, ceritanya justru dibangun dari kehilangan, identitas, dan keputusan ekstrem yang perlahan membuka lapisan rahasia.
Fokus cerita berada pada Raya, sosok perempuan yang hidup dalam keterbatasan dan terpaksa menjalani kehidupan yang keras. Hidupnya berubah ketika ia bertemu Anna, perempuan dari dunia yang sepenuhnya berbeda. Fakta bahwa mereka adalah saudara kembar yang terpisah sejak lahir menjadi pintu masuk konflik yang lebih besar. Namun, alih-alih reuni emosional, cerita langsung berbelok ke arah tragedi ketika Anna meninggal secara misterius. Dari titik ini, series mulai terasa lebih gelap, dengan Raya mengambil identitas saudaranya dan masuk ke dalam keluarga yang justru menyimpan potensi bahaya.
Yang menarik, series ini tidak mencoba membuat karakter yang sepenuhnya “baik” atau “jahat”. Justru sebaliknya, semua karakter terasa abu-abu. Aldo, misalnya, tampil sebagai sosok yang karismatik sekaligus menyimpan luka batin. Sementara Bella dan Ezra hadir sebagai elemen yang membuat dinamika hubungan semakin rumit, bahkan cenderung destruktif. Relasi antar karakter terasa seperti permainan tarik ulur antara cinta, manipulasi, dan kepentingan pribadi.
Dari sisi performa, ada upaya yang cukup jelas dari para pemain untuk keluar dari zona nyaman mereka. Haico Van der Veken tampil lebih berani, baik secara emosional maupun karakter, sementara Maxime Bouttier mencoba mengeksplor sisi psikologis yang lebih kompleks. Hal yang sama juga terlihat dari Dinda Kirana yang meninggalkan image protagonisnya untuk memerankan karakter yang manipulatif dan penuh ambisi.
Kalau melihat premis dan pendekatan ceritanya, Bercinta Dengan Maut terasa seperti upaya untuk membawa drama lokal ke arah yang lebih berlapis. Bukan hanya soal siapa pelaku di balik kematian, tapi juga bagaimana setiap karakter menyimpan rahasia dan agenda masing-masing. Ini yang membuat series ini berpotensi memancing diskusi dan teori di tiap episodenya, sesuatu yang biasanya jadi indikator bahwa sebuah series berhasil “mengikat” penonton.
Dengan kombinasi misteri, konflik keluarga, dan hubungan yang kompleks, series ini terasa punya potensi untuk jadi tontonan yang tidak hanya menghibur, tapi juga cukup mengganggu secara emosional. Dan mungkin, justru di situlah daya tarik utamanya.
Bercinta Dengan Maut dijadwalkan tayang mulai 29 Mei 2026 di iQIYI dan MAXstream.




